Mataram – Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) menyelenggarakan Yudisium Sarjana Program Studi Ilmu Hukum Tahun 2026 di Aula Abdurrahim UNIZAR, Kamis, 16 Juli 2026.
Dalam prosesi tersebut, sebanyak 35 mahasiswa secara resmi dikukuhkan sebagai Sarjana Hukum. Dari jumlah tersebut, 21 lulusan berhasil meraih predikat Dengan Pujian atau cumlaude.
Capaian tersebut menjadi prestasi akademik yang membanggakan sekaligus mencerminkan komitmen Fakultas Hukum UNIZAR dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pembelajaran, serta pembentukan karakter mahasiswa.
Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Al-Azhar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P.; Ketua Senat Fakultas Hukum; Dekan Fakultas Hukum, Dr. Ainuddin, S.H., M.H.; para wakil dekan; Ketua Program Studi Ilmu Hukum; dosen; tenaga kependidikan; orang tua lulusan; serta seluruh yudisiawan dan yudisiawati.
Yudisium menjadi penanda berakhirnya rangkaian proses akademik para mahasiswa sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai sarjana hukum di tengah masyarakat.
Para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan hukum secara bertanggung jawab, menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta berkontribusi dalam menegakkan hukum dan keadilan.
21 Lulusan Raih Predikat Cumlaude
Dari 35 lulusan yang dikukuhkan, sebanyak 21 orang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan predikat cumlaude. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi peningkatan kualitas akademik mahasiswa Fakultas Hukum UNIZAR.
Keberhasilan para lulusan tidak hanya diukur dari capaian indeks prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan menyelesaikan proses pendidikan dengan disiplin, ketekunan, integritas, dan tanggung jawab.
Fakultas Hukum UNIZAR terus mendorong proses pendidikan yang tidak semata-mata berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, kepekaan terhadap persoalan hukum, dan etika profesi.
Dinka Paziro Adipama Raih IPK Tertinggi
Pada yudisium tersebut, Dinka Paziro Adipama, S.H., ditetapkan sebagai lulusan dengan indeks prestasi kumulatif tertinggi.
Suasana yudisium menjadi semakin mengharukan ketika Dinka menyampaikan pesan dan kesan di hadapan pimpinan universitas, dosen, orang tua, serta para lulusan.
Dalam penyampaiannya, Dinka menegaskan bahwa keberhasilan yang diraihnya bukan karena merasa paling cerdas, melainkan karena terus berusaha dan tidak menyerah meskipun berkali-kali menghadapi kegagalan.
Ia menceritakan perjalanan panjangnya untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum yang membutuhkan waktu hampir enam tahun sejak menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.
Sebelum akhirnya menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UNIZAR melalui jalur beasiswa, Dinka pernah mengalami sejumlah kegagalan. Ia pernah tidak berhasil dalam seleksi calon abdi negara dan tidak lolos seleksi sekolah kedinasan.
Dinka juga sempat diterima sebagai mahasiswa di Universitas Indonesia. Namun, karena keterbatasan ekonomi, ia harus menghentikan pendidikannya.
Berbagai pengalaman tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia kembali melanjutkan perjuangan hingga memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di UNIZAR dan berhasil menyelesaikan studi dengan capaian akademik tertinggi.
Kisah Dinka menjadi pesan inspiratif bagi seluruh peserta yudisium bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh perjalanan yang mudah, tetapi oleh keberanian untuk bangkit, ketekunan dalam berusaha, serta keyakinan untuk terus melangkah.
Yudisium Fakultas Hukum UNIZAR Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum bagi para lulusan untuk mengembangkan kompetensi, menjaga nama baik almamater, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui bidang hukum.